Konsep Pemasaran

December 9, 2008 at 7:59 am | Posted in Pengetahuan Bisnis | 1 Comment
Tags: , , , ,

Konsep Inti Pemasaran

  • Pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang membutuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan oriduk yang bernilai dengan pihak lain
  • Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain

Untuk definisi manajerial, pemasaran sering digambarkan sebagai “seni menjual produk” akan tetapi, orang heran ketika mereka mendengar bahwa bagian yang paling penting dari pemasaran adalah bukan penjualan! Penjualan hanyalah merupakan puncak kecil gunung es pemasaran

Peter Drucker, seorang ahli teori manajemen terkemuka mekngakatakan :

    “Orang dapat mengansumsikan bahwa akan selalu ada kebutuhan akan penjualan. Akan tetapi tujuan dari pemasaran bukan untuk memperluas penjualan hingga kemana-mana. Tujuan pemasaran bukan untuk mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan dan selanjutnya menjual dirinya sendiri. Idealnya, pemasaran hendaknya menghasilkan seorang pelanggan yang siap untuk membeli. Semua yang dibutuhkan selanjutnya adalah menyediakan produk atau jasa itu.

Manajemen (pemasaran) adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, menetapkan harga, promosi, serta penyaluran gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran individu dan organisasi.

Bagan Pemasaran

Bagan Pemasaran

Pertukaran, Transaksi dan Hubungan

Pertukaran, yang merupakan konsep inti dari pemasaran, mencakup perolehan produk yang diinginkan dari seorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Penukaran diartikan sebagai cara mendapatkan sesuatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya.

Supaya muncul potensi pertukaran, lima persyaratan harus dipenuhi :

  • Sekurang-kurangnya ada dua pihak
  • Masing-masing pihak memiliki sesuatu yang bernilai bagi pihak lain
  • Masing-masing pihak mampu berkomunikasi dan menyerahkan sesuatu
  • Masing-masing pihak bebas untuk menerima atau menolak tawaran pertukaran
  • Masing-masing pihak yakin bahwa bertransaksi dengan pihak lain merupakan hal yang tepat dan diinginkan

Transaksi adalah pertukaran nilai antara dua pihak. Disupayakan agar transaksi dapat berjalan terus menerus. Pemasara berusaha membangun hubungan jangka panjang saling percaya, win-win dengan pelanggan, distributor, penyalur, dan pemasok yang dia hargai. Hal ini akan membentuk jaringan pemasaran dan hubungan bisnis yang handal (relation marketing)

Pasar

Secara tradisional “pasar” adalah tempat fisik dimana para pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang. Para ahli ekonomi sekarang menggambarkan pasar sebagai kumpulan pembeli dan penjual yang melakukan transaksi atas sebuah produk atau kelompok produk tertentu (pasar perumahan atau bahan makanan). Akan tetapi, para pemasar memandang penjual sebagai bagian yang membentuk pasar.

Orang-orang bisnis sering menggunakan istilah pasar untuk meliput berbagai pengelompokkan pelanggan. Mereka berbicara tentang pasar kebutuhan (pasar orang yang melakukan diet); pasar produk (pasar sepatu); pasar demografis (pasar orang muda; dan pasar geografis (pasar prancis). Atau mereka memperluas konsep itu untuk meliputi pasar lain, seperti pasar pemilih (pemberi suara), pasar tenaga kerja, dan pasar donor. Jadi pasar adalah kelompok orang yang memiliki kebutuhan/keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut.

Pemasaran dan Pemasar

Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain.

Pemasar adalah orang yang mencari sumber daya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Pemasar juga dapat diartikan sebagai seseorang yang mencari tanggapan (perhatian, pembelian, pemberian suara, pemberian sumbangan) dari pihak lain yang disebut prospek. Jika dua pihak saling berusaha untuk menjual sesuatu kepada yang lain, kita menyebut keduanya pemasar (marketers). Tugas seorang pemasar adalah menggarap pasar dan menciptakan pasar.

Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan

Pemasar harus berupaya untuk memahami kebutuhan, keinginan, dan permintaan pasar sasaran. Kebutuhan menggambarkan tuntunan dasar manusia. Kebutuhan adalah keadaan tidak memiliki kebutuhan dasar. Orang membutuhkan makanan, udara, air, pakaian, dan tempat berlindung untuk bisa bertahan hidup. Orang juga sangat membutuhkan rekreasi, pendidikan, dan hiburan. Kebutuhan-kebutuhan itu menjadi keinginan bila diarahkan kepada sasaran-sasaran spesifik yang mingkin dapat memenuhi kebituhan. Keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan. Orang Amerika membutuhkan makanan tetapi menginginkan sepotong hamburger, kentang goreng, dan miniman ringan. Keinginan dibentuk oleh lingkungan masyarakat seseorang.
Memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan tidak selalu sederhana. Beberapa pelanggan memiliki kebutuhan yang tidak sepenuhnya mereka sadari. Atau, mereka tidak dapat mengungkapkan dengan kata-kata kebutuhannya itu. Atau, mereka menggunakan kata-kata yang memerlukan penafsiran. Apakah artinya bila pelanggan meminta mobil yang ”tidak mahal”, mesin pemotong rumput halaman yang ”bertenaga,”mesin bubut yang ”cepat”, pakaian mandi yang ”menarik”, atau hotel yang ”penuh ketenangan?”
Permintaan adalah keinginan akan produk-produk spesifik yang diduking oleh kemampuan untuk membayar. Banyak orang menginginkan sebuah Mercedes, hanya sedikit yang mampu dan mau membelinya. Perusahaan harus mengukur bukan saja berapa banyak orang menginginkan produk mereka melainkan juga berapa banyak yang akan benar-benar mau dan mampu membelinya.

Produk atau Tawaran

Orang memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka dengan produk. Produk adalah setiap tawaran yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan. Produk dapat berupa: barang, jasa, pengalaman, peristiwa, orang, tempat, properti, organisasi, informasi, dan gagasan.

Nlai dan Kepuasan

Produk atau tawaran akan berhasil jika memberikan nilai dan kepuasan kepada pembeli sasaran. Pembeli memilih di antara beraneka ragam tawaran dari mulai yang dianggap memberikan nilai yang paling banyak. Nilai adalah rasio antara apa yang didapatkan dan apa yang diberikan pelanggan. Nilai juga dapat diartikan sebagai perkiraan konsumen tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya. Pelanggan mendapatkan manfaat dan mengeluarkan biaya. Manfaat mencakup manfaat fungsional dan manfaat emosional. Biaya mencakup biaya moneter, biaya waktu, biaya energi, dan biaya fisik.dengan demikian, nilai dirumuskan:

Rumus dari Nilai

Rumus dari Nilai

Seorang pemasar dapat meningkatkan nilai tawaran pelanggan dengan beberapa cara, yakni meningkatkan manfaat, mengurangi biaya, meningkatkan manfaat dan mengurangi biaya, meningkatkan manfaat lebih besar dari pada kenaikan biaya, atau mengurangi manfaat lebih kecil dari pada pengurangan biaya.

Pertukaran, Transaksi dan Hubungan

Pertukaran,yang merupakan konsep inti dari pemasaran, mencakup perolehan produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya.Pertukaran diartikan sebagai cara mendapatkan sesuatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya.
Supaya muncul potensi pertukaran, lima persyaratan harus dipenuhi :

  1. Sekurang-kurangnya ada dua pihak
  2. Masing-masing pihak memiliki sesuatu yang bernilai bagi pihak lain
  3. Masing-masing pihak mampu berkomunikasi dan menyerahkan sesuatu
  4. Masing-masing pihak bebas untuk menerima atau menolak tawaran pertukaran
  5. Masing-masing pihak yakin bahwa bertransaksi dengan pihak lain merupakan hal yang tepat dan diinginkan

Transaksi adalah pertukaran nilai antara dua pihak. Diupayakan agar transaksi dapat berjalan terus menerus. Pemasar berusaha membangun hubungan jangka panjang saling percaya, win-win dengan pelanggan, distributor, penyalur, dan pemasok yang dia hargai. Hal ini akan membentuk jaringan pemasaran dan hubungan bisnis yang handal (relation marketing).

Pasar

Secara tradisional, ”pasar” adalah tempat fisik di mana para pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang. Para ahli ekonomi sekarang menggambarkan pasar sebagai kumpulan pembeli dan penjual yang melakukan transaksi atas sebuah produk atau kelompok produk tertentu (pasar perumahan atau bahan makanan ). Akan tetapi, para pemasar memandang penjual sebagai bagian yang membentuk pasar.

Orang-orang bisnis sering menggunakan istilah pasar untuk meliput berbagai pengelompokan pelanggan. Mereka berbicara tentang pasar kebutuhan (pasar orang yang melakukan diet); pasar produk (pasar sepatu); pasar demografis (pasar orang muda); dan pasar geografis (pasar perancis). Atau, mereka memperluas konsep itu untuk meliputi pasar lain, seperti pasar pemilih (pemberi suara), pasar tenaga kerja, dan pasar donor. Jadi pasar adalah kelompok orang yang memiliki kebutuhan yang sama. Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan/keinginan terterntu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut.

Pemasaran dan Pemasar

Pemasaran
adalah suatu proses social dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan danbertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain.

Pemasar adalah orang yang mencari sumber daya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Pemasar juga dapat diartikan sebagai seseorang yang mencari tanggapan (perhatian, pembelian, pemberian suara, sumbangan) dari pihak lain yang disebut prospek. Jika dua pihak itu saling berusaha untuk menjual sesuatu kepada yang lain, kita menyebut keduanya pemasar(marketers).Tugas seorang pemasar adalah menggarap pasar dan menciptakan pasar.


Pendirian Usaha

December 6, 2008 at 4:47 am | Posted in Pengetahuan Bisnis | Leave a comment
Tags:

Gagasan Awal Pendirian Usaha

  1. Membidik ceruk pasar
    • Produk kartu ucapan handmade untuk turis
    • Tempat bermain dunia salju dan bowling
  2. Explorasi teknologi baru
    • Hp yang dilengkapi dengan kamera
    • Sistem aplikasi e-banking, e-education
  3. Ide berdasarkan manfaat baru
    • Baju untuk menurunkan berat badan
    • Ac yang mengandung ion-ion untuk menyerap bakteri
  4. Membelii bisnis yang sudah mapan
    • Akuisisi ( ambil alih ) : Microsoft mengakuisisi Visual Foxpro
    • Lisensi : Hak untuk menggunakan merk, proses / material yang di patenkan dan dilindungi Undang – Undang (cth : baju Arrow)
    • Franchise ( kerjasama manajemen ) : Paket hak untuk menggunakan merk, mesin dan pedoman manajerial
  5. Memanfaatkan dana
    • Uang pribadi / keluarga
    • Modal kerja (bank) dengan jaminan asal pribadi
    • Dana patungan (perseroan, Join Venture – gabungan asing dengan domisili)
    • Global Strategic Partnership (aliansi organisasi dengan perusahaan asing – Exxon Mobile)
  6. Bisnis barang (Grosir/Retail ; Importir/Exportir ; Handmade/Industri ; Titip jual/Kulak jual
  7. Bisnis jasa
    • Pendidikan : Kursus, TK, SD, Universitas, dsb.
    • Kesehatan : Klinik, Apotekm RS Umum, dsb.
  8. Skala usaha
    • Kecil
    • Menengah
    • Besar
    • Nasional
    • Global
  9. Basis teknologi
    • Konvensional (tradisional)
    • Basis teknologi : e-bussines, m-bussines, dsb.

Get a free blog at WordPress.com | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.